Aku di sini dan Kamu tak Pernah Pudar

Andai rindu ini udara, sebanyak itulah yang aku punya. Rinduku tak habis meski dihirup manusia seluruh dunia.

Aku adalah bayang cahayaMu.

Aku di sini.

Meski aku seolah bintang yang kadang tenggelam di angkasa atau di dalam gelapnya hitam di bawah samudera, cahayaMu tak pernah padam terlihat dari sini.

Diamnya samudera adalah berjuta kata harap dalam tiap napasku.

Di mana Kau?

Jangan redupkan cahayaMu.

Aku datang dengan rindu.

Aku rasakan kita. Aku di sini, dan Kamu tak pernah pudar.

Tembagapura, 26 Maret 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s