Cilantro atau Ketumbar


Pengalaman menikmati masakan Meksiko dan Vietnam beberapa waktu ketika tinggal di luar negara sendiri membuat saya sering rindu cita rasanya. Salah satu aroma yang membuat saya ketagihan adalah Daun Ketumbar atau Cilantro. Daun ini ada dalam burrito di masakan Meksiko dan berbagai kuah mie di masakan Vietnam. Rasanya menyegarkan. Meskipun begitu, banyak juga orang yang tidak menyukainya. Biasanya, para penggemar dan penentangnya memiliki fanatisme tinggi terhadap pendapat mereka sendiri. 

Saya mencoba menanamnya karena di Indonesia Daun Ketumbar ini jarang dibudidayakan sehingga sulit didapati. Kalaupun ada, Daun Cilantro di supermarket dijual dengan harga tinggi. 

Posting-an saya kali ini akan menjadi awal petualangan saya menanam Ketumbar. Semoga jadi. 

Advertisements

2 thoughts on “Cilantro atau Ketumbar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s