Napas Cinta

Apa yang kau lakukan ketika rindu menusuk kalbu?

Apa yang kau pikirkan ketika sedih menyayat hati?

Apa yang kau buat ketika perih bertumpuk pedih?

Apa yang kau bayangkan ketika pilu tubuh membiru?

 

Dinginnya malam menusuk gelap.

Merayap sayup menyayat kabut.

Hanya tetes-tetes embun dan cahaya bulan.

Daun-daun gugur terbaring berserakan.

 

Apa yang kau lakukan ketika ragu mengguyur bertalu?

Apa yang kau pikirkan ketika raga tersekat samudra?

Apa yang kau buat ketika cinta diuji duka?

Apa yang kau bayangkan ketika senyum tertutup debu?

 

Terangnya siang membutakan.

Merobek, membakar lensa mata hati.

Panasnya bumi mengukus angan.

Cinta sejati tak akan mati.

 

Cinta bernapas rindu….


This is when I had to do a difficult work in a very remote place and missed my wife and kids.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s